Sebagian dari masyarakat di antara kita banyak yang belum mengetahui bahwa beberapa tahun terakhir ini sebagian ekspedisi telah membuat layanan Cargo. Layanan Cargo ini dapat dimanfaatkan para pengirim yang hendak mengirimkan barang dalam volume atau berat yang cukup besar. Hal ini karena layanan cargo memiliki biaya ongkos kirim yang lebih ekonomis dibandingkan dengan layanan reguler jika paket yang hendak dikirimkan memiliki volume atau beratnya cukup besar.
Pada umumnya untuk memanfaatkan layanan Cargo ini, sebaiknya minimal pengirimannya memenuhi kriteria berat minimal 10 kg atau volume yang setara dengan 10 kg. Perlu diketahui bahwa formula untuk perhitungan berat berdasarkan volume barang untuk layanan Cargo adalah: Panjang (cm) x Lebar (cm) x Tinggi (cm) / 4000. Hal ini berbeda dengan layanan ekspedisi reguler yang pembagiannya adalah 6000.
Sebagai contoh untuk menghitung berat volume barang dengan panjang 70 cm x 70 cm x 70cm, maka berat volumetriknya adalah 70x 70x 70/ 4000 = 85,75 Kg.
Apabila berat yang dihasilkan dari perhitungan volume lebih besar dari berat dalam kg, maka yang diambil adalah berat volume. Hal ini sama halnya dengan peraturan yang berlaku di layanan reguler.
Layanan Cargo ini sangat cocok diterapkan pada para pelaku usaha online atau pemilik toko online yang menjual barang dengan volume besar seperti furniture, bahan-bahan yang biasanya dibutuhkan dalam volume/berat yang besar, bahkan beberapa ekspedisi dapat melayani pengiriman motor dan lain-lain. Dengan mengaktifkan layanan Cargo ini, para pelaku usaha dapat mengirimkan barang dalam volume/berat yang besar ke luar kota dengan biaya ongkos kirim yang lebih menarik para konsumen toko online.
Saat ini layanan Cargo telah tersedia di ekspedisi berikut ini:
- JNE dengan nama JTR (JNE Trucking). Berat maksimum per paketnya 249 kg (referensi dari Tokopedia).
- Sicepat dengan nama Sicepat Gokil (Cargo Kilat). Berat maksimum per paketnya 50 kg (referensi dari Tokopedia).
- Anteraja dengan nama Anteraja Cargo. Berat maksimum per paketnya 300 kg
- Tiki dengan nama Tiki TRC (Trucking Service)
- Id Express dengan nama Id Express Cargo
- Ninja dengan nama Ninja Cargo
- SAP Express dengan nama SAP Express Cargo
Sedangkan ekspedisi berikut ini berdiri sendiri dan memberikan layanan khusus hanya untuk cargo :
- J&T Cargo
- Indah Logistik Cargo
- Sentral Cargo
Untuk pengiriman di dalam kota biasanya orang akan memilih pengiriman barang dengan volume/berat yang besar menggunakan ojek online seperti :
- Grab Express Bike
- Gojek Gosend
- Lalamove
- Paxel
maupun layanan instant/sameday lainnya karena biayanya bisa lebih ekonomis jika dibandingkan dengan layanan cargo.
Untuk barang yang ukurannya tidak dapat dikirimkan dengan kendaraan motor, maka terdapat pilihan menggunakan kendaraan mobil. Kelebihan dari opsi ini adalah pengirim dapat memilih ukuran dan bentuk mobil yang tersedia untuk pengirimannya seperti contohnya berupa van, mobil pickup bak terbuka, atau mobil box, mobil engkel, Fuso, Tronton, dan sebagainya. Untuk ukuran mobil yang cukup besar, bahkan dapat digunakan untuk melayani pindah rumah. Beberapa ekspedisi yang sudah memiliki layanan yang bisa dikategorikan sewa mobil ini antara lain:
- Gojek Gobox
- Grab Express Car namun dengan satu opsi saja yaitu untuk pengiriman maksimal 150 kg dan ukuran 100cmx100cmx100cm
- Lalamove. Terdapat opsi untuk menambahkan layanan ekstra tenaga pengangkut untuk membantu memindahkan barang.
- Deliveree. Terdapat opsi untuk menambahkan layanan extra tenaga pengangkut untuk membantu memindahkan barang.
Jadi pengiriman barang ukuran besar dalam kota biasanya menggunakan layanan ojek online maupun sewa mobil. Sedangkan jika hendak mengirimkan barang dengan volume/berat yang besar ke luar kota, dapat menggunakan layanan ekspedisi cargo maupun layanan pengiriman dengan sewa mobil online seperti Lalamove, Deliveree, dan sebagainya. Semua pilihan ini dapat dipertimbangkan dengan memperbandingkan dahulu biaya kirim dari masing-masing ekspedisi.
Contoh: Pengiriman dengan menggunakan JNE Reguler antar Jakarta misalnya adalah Rp. 9.000/ kg. Sedangkan pengiriman dengan JNE Trucking service adalah Rp 40.000 untuk 10 kg pertama. Sehingga apabila hendak mengirimkan paket dengan berat 10 kg menggunakan JNE Reguler, pengirim akan terkena biaya Rp 9.000 x 10 kg = Rp. 90.000. Sedangkan jika menggunakan ekspedisi JNE Trucking, biayanya adalah Rp. 40.000 untuk 10 kg. Dengan demikian efisiensi biaya pengirimannya jika menggunakan layanan cargo adalah 55,56%.
