Bagi para pemilik toko online, pengetahuan berkenaan ongkos kirim berdasarkan berat dan volume barang sangatlah penting. Hal ini secara umum yang kita ketahui adalah bahwa ongkos kirim hanya dihitung berdasarkan berat. Padahal sebenarnya panjang, lebar, dan tinggi barang mempengaruhi ongkos kirim juga dan perlu diukur oleh pemilik toko online.
Pengukuran secara akurat saat sebelum mulai berjualan barang di online perlu dilakukan agar tidak terkena masalah ongkos kirim. Penyebabnya adalah sering terjadi pemilik toko online perlu menanggung ongkos kirim tambahan karena ukuran yang diinputnya ke dalam marketplace di bawah ukuran yang sebenarnya.
Saat melakukan pengukuran, ukuran yang diperlukan adalah ukuran panjang, lebar, dan tingginya barang dalam satuan sentimeter. Biasanya alat ukur atau meteran yang dijual memiliki 2 macam satuan, yaitu inchi dan sentimeter. Satuan 1 inchi itu sama besarnya dengan 2,54 sentimeter (cm). Oleh karena itu jangan sampai angka yang diinput ke dalam marketplace adalah hasil pengukuran dalam satuan inchi, karena akan menjadi 2,54 kali lipat lebih kecil daripada ukuran sebenarnya.
Pemilik toko online perlu mengetahui formula ongkos kirim berdasarkan ukuran volume barang.
Formulanya adalah sebagai berikut untuk ekspedisi reguler:
Volume/6000 = Panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) /6000 dibandingkan dengan berat barang (kg)
Apabila Volume/6000 lebih besar dari berat barang, maka acuan ongkos kirimnya adalah Volume/6000.
Contoh jika Volume/6000>Berat
Misalnya sebuah barang memiliki berat 2 kg, panjang 30 cm, lebar 40 cm, tinggi 20 cm, dan ongkos kirim ke tujuan pengirimannya adalah Rp.10.000/kg maka:
Volume/6000 = 30 cm x 40 cm x 20 cm/6000 = 4
Berat = 2 kg
Volume/6000 dibandingkan berat = 4 : 2, maka yang digunakan adalah volume/6000 dan ongkos kirimnya akan menjadi 4 x Rp. 10.000= Rp. 40.000.
Sedangkan apabila Volume/6000 lebih kecil atau sama dengan berat barang, maka acuan ongkos kirimnya adalah beratnya.
Contoh jika Volume/6000 <= Berat
Misalnya sebuah barang memiliki berat 2 kg, panjang 12 cm, lebar 10 cm, tinggi 10 cm, dan ongkos kirim ke tujuan pengirimannya adalah Rp.10.000/kg maka:
Volume/6000 = 12 cm x 10 cm x 10 cm/6000 = 0,2
Berat = 2 kg
Volume/6000 dibandingkan berat = 0,2 : 2, maka yang digunakan adalah beratnya, dan ongkos kirimnya akan menjadi 2 x Rp. 10.000= Rp. 20.000.
Dengan melakukan pengukuran panjang barang sebelum berjualan, pemilik toko online mencegah terjadinya biaya tak terduga serta juga memberikan informasi ongkos kirim yang lebih akurat kepada para calon pembelinya.

Great information. Thank you for giving us clarification.